Blog

500 Anggota TNI Jaga Sungai Citarum Tahun Ini

KOTA BANDUNG – Satgas Citarum Harum jalankan sepuluh rencana aksi untuk merestorasi Sungai Citarum pada 2026. Tahun ini, Satgas Citarum Harum akan dibantu para “jawara” agar kegiatan restorasi sungai berjalan baik.

Dansatgas Citarum Harum Kolonel Inf. Yanto Kusno Hendarto mengatakan, sepuluh kegiatan yang akan dijalankan tahun ini yaitu penanganan lahan kritis, penanganan limbah domestik, pengelolaan sampah, dan penanganan limbah industri dan penanganan limbah ternak.

Selain itu, penanganan keramba jaring apung, pengelolaan sumber daya air dan pariwisata, pengendalian dan pemanfaatan ruang, edukasi dan pemberdayaan masyarakat, serta pengelolaan data info dan hubungan masyarakat.

Semua kegiatan tersebut dilaksanakan oleh 500 anggota TNI yang disebar di sepuluh sektor. Para anggota TNI bakal dibantu oleh masyarakat sebagai penjaga sungai atau disebut “jawara” (jaga wibawa rakyat) Jawa Barat.

“Satu jawara menjaga satu kilometer Sungai Citarum. Tugasnya melaporkan apakah ada limbah, sampah, pendangkalan di Citarum. Nanti dilaporkan kepada kami untuk ditindaklanjuti,” ucap Yanto, Senin (2/3/2026).

Dengan kehadiran “jawara”, Satgas Citarum bisa lebih cepat mengetahui kondisi Sungai Citarum. Atas kontribusinya itu, para “jawara” mendapat upah Rp95.000 per hari.

Dikatakan Yanto, kegiatan Satgas Citarum Harum pada tahun ini didukung pembiayaan sepenuhnya dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

Ia berharap, dengan bertugasnya kembali Satgas Citarum Harum, target Indeks Kualitas Air (IKA) Sungai Citarum sebesar 60 poin dapat tercapai. Untuk mewujudkan target tersebut, Satgas Citarum Harum juga akan menjalankan kolaborasi pentahelix dengan akademisi, bisnis, pemerintah, komunitas, dan media.

No Comment

No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.