Blog

Bupati Bandung Tinjau Mesin Penyuling Air Di Sektor 7 Satgas Citarum

KAB.BANDUNG-Dansektor 7 Satgas Citarum Kolonel Inf Jefson Marisano menyambut kunjungan Bupati Bandung Dadang Supriatna ke wilayah Sub 08 Sektor 7 Satgas Citarum RW 03 Kampung Bojong Desa Sukamukti Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung, Kamis (2/9/2021).

Kunjungan tersebut, merupakan kunjungan Dadang yang pertama kali ke Sektor 7 Satgas Citarum sejak dilantik menjadi Bupati Bandung.

Dalam keterangan tertulis Sektor 7, Komandan Sektor 7 Kolonel Infateri Jefson Marisano menuturkan, kunjungan Bupati ke Sub 08 Sektor 7 di Kampung Bojong untuk mengetahui sejauhmana operasional kerja mesin penyuling air buatan perusahaan swasta tersebut. Diketahui bahwa air di Sungai Citarum terkenal dengan kondisinya yang kotor.

“Jadi,meski air di Sungai Citarum kotor, berkat kecanggihan teknologi, air tersebut mampu dirubah menjadi bersih dan berwarna bening layaknya air pegunungan. Alhasil air penyulingan ini bahkan mampu langsung dikonsumsi seperti air dalam kemasan mineral,”tutur Jefson.

Berdasarkan keterangan pengelola, kata Jefson, penyulingan air limbah ini dilakukan di bantaran Sungai Citarum RT 03 RW 03 Kampung Bojong Desa Sukamukti. Di tempat ini terdapat penyulingan air dari perusahaan swasta yang memang fokus dalam penanganan limbah industri.

“Dengan adanya alat penyulingan ini maka air limbah yang kotor bisa diubah menjadi jernih dan bakterinya juga hilang. Dengan demikian, air tersebut bisa digunakan warga baik untuk mandi, cuci pakaian dan air minum,”ucap dia.

Menurut dia, mesin penyulingan air ini bisa menyediakan kebutuhan air bersih bagi masyarakat sekitar mencapai 50 ribu liter per hari. Sedangkan untuk kebutuhan air minum langsung, per harinya hanya bisa menyediakan sekitar 8 ribu liter.

“Dalam proses awal air dari Sungai Citarum disedot ke dalam tangki air. Di dalam tangki akan ada pemisahan partikel dan polutan kecil dengan air baku. Setelah selesai air dari Sungai Citarum itu kemudian dimasukkan ke alat mixing. Melalui alat ini akan ada pengendapan kotoran dengan bantuan zat kimia tertentu,”ucapnya.

Air yang terangkat dari endapan kemudian akan menuju bak yang dialirkan ke tabung sebagai alat penyaringan partikel kecil nano mikro logam, zat garam, dan zat berbahaya lainnya. Di proses terakhir ada pembunuhan bakteri e-coli, sehingga air aman untuk diminum.

Bersamaan dengan kegiatan Bupati di RW 03 Kampung Bojong Desa Sukamukti, hadir juga Brigjen TNI Purwadi (mantan Dansektor 7), Kadis Parkimtan Kab Bandung Erwin Ranaldi, mantan Wakil Bupati Kab.Bandung Gun gun Gunawan, Camat Katapang Yani Suhardi Setiawan, dan Pjs Kades Sukamukti Yadi Koswara.(*)

No Comment

0
No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.