Indahnya Barang Bekas Bertransformasi Jadi Karya Seni di Pameran Senang Bersamamu

Di sudut sebuah ruang, cerita tentang burung-burung yang kehilangan habitat alami di perkotaan disampaikan oleh komunitas Precious Plastic Bandung. Pembangunan kota yang pesat telah memaksa burung mencari tempat yang tidak alami, seperti celah bangunan.
Untuk melindungi habitat burung, Komunitas Precious Plastic Bandung membuat sarang burung dari daur ulang botol plastik.
Berdasarkan keterangan yang disediakan dalam pameran, botol plastik sengaja digunakan sebagai sebuah simbol pertentangan. Manusia seharusnya hidup berdampingan dengan alam agar ekosistem terlindungi. Penggunaan plastik hanya akan membahayakan alam.
Di sudut yang lain, bekas kemasan obat batuk menjadi media seni yang tak kalah menarik. Gambar manusia yang dibordir di atas bekas kemasan obat menceritakan fase hidup sehari-hari, mulai dari tumbuh, sakit hingga pulih.
Karya itu terasa istimewa berkat ide senimannya Meita Meilita yang memanfaatkan material sederhana menjadi seni menawan. Karya Meita tak mencolok, tetapi berkesan saat diamati lebih lama.
Karya unik lain dibuat oleh seniman Gloria Wibisana. Dalam sebuah bingkai, tergambar jempol manusia yang dibentuk dari potongan kertas agenda, koran, majalah, kalender, dan prangko bekas.
Jempol dalam bingkai tersebut merupakan simbol “like” yang biasa dijumpai di media sosial. Melalui gambar itu, Gloria bercerita tentang keseharian manusia yang kini lebih banyak dihabiskan dalam dunia digital. Penggunaan koran, majalah kalender dan prangko pun semakin terlupakan.
Cerita selanjutnya dituangkan oleh seniman Yawara melalui kain perca. Khawatir kain perca menjadi sampah, Yawara berupaya memanfaatkannya menjadi seni visual abstrak. Hasilnya, karya unik membentuk batang-batang pohon merah mencolok.
Seorang pengunjung Mario terkesima melihat pameran Senang Bersamamu yang temanya sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Barang-barang bekas yang dimanfaatkan seniman menjadi nilai tambah dalam pameran.
“Menambah pengetahuan bagi saya kalau barang-barang bekas bisa jadi barang-barang indah seperti ini,” kata Mario di Selasar Sunaryo Art Space, Selasa (22/7/2025).
Pameran Senang Bersamamu berlangsung sejak Jumat (11/7/2025) hingga Minggu (27/7/2025). Bagi penikmati seni, akan sangat puas menikmati banyak karya seni di pameran tersebut sambil menambah pengetahuan tentang daur ulang barang bekas.*
No Comment