Jangan Lewatkan, Banyak Produk Daur Ulang nan Trendi di Karya Kreatif Jawa Barat

Jam-jam tangan di stan Pala Nusantara termasuk ke dalam produk menarik tersebut. Berwarna cerah, jam buatan Pala Nusantara terlihat trendi khas anak muda.
Semakin menarik karena beberapa jam terbuat dari tutup botol minum plastik. Ada juga yang dibuat dari tutup botol produk perawatan wajah.
Bahan plastik digunakan untuk membuat badan jam, sedangkan tali jam terbuat dari kulit hewan.
Marketing Executive Pala Nusantara Rena Aprianti mengatakan, sejak tiga tahun lalu, Pala Nusantara bekerja sama dengan pihak ketiga membuat produk ramah lingkungan. Bagi kalangan generasi Z, jam tangan dari sampah itu sangat memikat. Tak heran, sebagian besar konsumen jam tersebut merupakan gen Z.
“Gen Z mempunyai sikap yang peduli lingkungan. Dari situ, tim Pala Nusantara merasa perlu ikut terjun bikin produk yang ramah lingkungan,” kata Rena di The Trans Luxury Hotel, Jumat (18/7/2025).
Jangan ragukan kualitas jam karya Pala Nusantara. Berbahan plastik, menurut Rena, jam dipastikan awet. Plastik dikenal sulit diurai di alam. Warna jam tangan pun tahan lama.
Desain jam buatan Pala Nusantara kental dengan nuansa Indonesia. Salah satu gambar di dalam jam terinspirasi dari batik megamendung.
Jika tertarik membeli, jam unik tersebut bisa dibawa pulang dengan harga Rp 600.000-an hingga Rp 700.000-an.
Selain Pala Nusantara, produk-produk berbahan botol plastik juga ditampilkan di stan Newhun Recycle. Merek tersebut pun memiliki jam tangan yang dibuat dari tutup botol plastik. Tak hanya pada bagian badan jam, tali jam juga terbuat dari plastik.
Jam tangan tersebut bersanding dengan produk-produk lain yang juga terbuat dari botol plastik, seperti tatakan gelas, jam meja, tutup tumbler, sisir, meja hingga medali.
Menurut salah satu anggota tim produksi Newhun Recycle Fattan, botol plastik didapat dari berbagai sumber, seperti pemberian warga sekitar tempat pembuatan, perusahaan dan komunitas. Dalam sehari, tim menerima 5 kilogram botol plastik.
Botol yang terkumpul kemudian diolah sendiri oleh Newhun Recycle hingga menjadi jam, mulai dari proses memilah, membersihkan, mencacah hingga menyetak plastik dalam mesin.
“Garansi produk seumur hidup. Kalau produk cacat atau hancur bisa dikembalikan kepada kami lagi,” kata Fattan.
Produk buatan Newhun Recycle dijual mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 3,4 juta. Barang termahal adalah meja yang dibuat dari botol plastik.
Jam tangan berbahan plastik dijual seharga Rp 1,5 juta. Menurut Fattin, perlu ketelitian tinggi untuk membuat jam dari botol plastik sehingga harganya pun tak murah.
Newhun Recycle akan terus berinovasi mengembangkan berbagai produk berbahan botol plastik. Fattan yakin, produk daur ulang bisa terus bertahan karena ketersediaan bahan baku tergolong banyak. Selain itu, pengetahuan masyarakat tentang daur ulang produk pun semakin tinggi.*
No Comment