Satgas Citarum akan Tertibkan KJA di Waduk Cirata Secara Bertahap

PURWAKARTA – Banyaknya keramba jaring apung (KJA) di Waduk Cirata menjadi masalah yang pelik. Bahkan, saat ini, jumlah KJA sudah melampaui kapasitas daya tampung waduk tersebut.
Pada Jumat (10/4/2026), Dansatgas Citarum Harum Kolonel Inf. Yanto Kusno Hendarto bersama Dansektor 6 dan Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat melaksanakan patroli ke Waduk Cirata.
Yanto mengatakan, jumlah ideal KJA di Waduk Cirara sebanyak 7.200 petak. Namun, kenyataan di lapangan, jumlah KJA saat ini lebih dari 100.000 petak atau tujuh kali lipat dari daya dukung waduk.
Berdasarkan informasi dari petani KJA, sebagian besar KJA dimiliki investor dari Jakarta. Sementara, masyarakat hanya sebagai buruh KJA.
“KJA di Waduk Cirata tidak berizin,” ucap Yanto.
Banyaknya KJA di Waduk Cirata berdampak buruk terhadap ekosistem waduk, seperti tumbuhnya eceng gondok yang subur karena sisa pakan ikan dari KJA. Kondisi ini berpotensi mengganggu operasional turbin pembangkit listrik tenaga air.
Yanto berharap, masyarakat sektar Waduk Cirata mendukung Satgas Citarum Harum dalam menertibkan KJA secara bertahap.




No Comment