Yuk, Bersepeda untuk Cegah Perubahan Iklim

Kegiatan tersebut telah dilakukan para anggota komunitas Bike to Work (B2W) selama 20 tahun. Ketua Umum B2W Indonesia Hendro Subroto mengatakan, bersepeda sama sekali tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca saat dilakukan.
Bersepeda malah mengurangi emisi harian yang dihasilkan dari kendaraan bermotor. “Bersepeda 5 kilometer per hari mengurangi 400 kilogram CO2 per tahun,” kata Hendro dalam webinar “Mewujudkan Net Zero Emission dalam Aksi Iklim” yang diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup, Senin (29/9/2025).
Sementara, apabila naik kendaraan bermotor, maka setiap kendaraan mengeluarkan 2,3 kilogram CO2 per 1 liter bensin.
Bersepeda juga memiliki manfaatkan lain, yakni mengurangi konsumsi bahan bakar fosil dan kemacetan. Semakin banyak orang bersepeda, semakin sedikit kendaraan bermotor di jalan. Dampak lanjutannya yaitu kualitas udara semakin baik.
Meski demikian, bersepeda perlu dilakukan secara berhati-hati, terutama di jalan raya. Hal itu karena jumlah pengguna jalan raya semakin banyak, sedangkan luas jalan tidak bertambah.
“Ada jalur sepeda pun bukan jaminan buat kami bisa bersepeda dengan nyaman,” ujar Hendro.
Oleh karena itu, B2W Indonesia memiliki misi terciptanya jalur prioritas untuk sepeda.
Dikatakan Hendor, anggota B2W Indonesia memandang sepeda sebagai moda transportasi. Mereka mengutamakan naik sepeda untuk menunjang aktivitas, termasuk saat pergi ke kantor. Dengan begitu, sepeda tidak hanya dipakai saat sempat.
Ia berharap, kebiasaan anggota B2W menginspirasi orang lain untuk beralih ke transportasi ramah lingkungan.*
No Comment