Blog

Banjir Mulai Surut, Sektor 19 Bantu Bersihkan Sisa-Sisa Banjir

KARAWANG-Banjir Karawang sebagian sudah surut. Sektor 19 Satuan Tugas Citarum Harum kembali bergerak membantu pemerintah daerah setempat dan juga warga terdampak banjir Karawang, pada Senin (22/2/2021). Komandan Sektor 19 Kolonel Chb Widodo menuturkan, pihaknya menurunkan kembali personil di beberapa Subsektor yang wilayahnya terdampak banjir langsung.

Serperti halnya Subsektor 9 Cikampek dan Subsektor 8 Klari mereka membersihkan sampah di airan Sungai Cikarang Gelam Dawuan wilayah Siphon atau sekitar perumahan BMI 1 Kelurahan Dawuan Tengah Kecamatan Cikampek. Di sana Sektor 19 menggunakan Alat berat long arm 1 unit , dan dua unit dumb truck.

β€œKami juga melaksanakan pembersihan lumpur yang ada di sepanjang jalan perum BMI 1, kami juga melaksanakan pengecekan pembuatan tresteck,”ujar Widodo .

Selain itu, Subsektor 3 di Dusun Kerjan Selatan RT 14 RW 07 Desa Karyasari, Renggasdengklok dan masyarakat sekitar melaksanakan penebalan tanggul yang sudah tipis. Hal itu sebagai antisipasi tergerus oleh air Citarum sehingga apabila curah hujan tinggi, air Citarum naik masih bisa tertahan.

Di Subsektor 4 Karawang Barat, anggota TNI membantu warga pembersihan rumah yang terdampak banjir di dusun Telukmungkal RT 006 RW 011 kelurahan Tanjungmekar Kecamatan Karawang Barat.

β€œSebagian warga masih mengungsi di tempat yang tidak terkena banjir,”ucap dia.

Dia menambahkan, Subsektor 2 Jayakerta pun membantu pasca banjir di wilayah Jayakerta. Terakhir Subsektor 5,6,7 dan massa sekitar membantu pembersihan di Perum Bintang Alam, Mahkota Regency, dan Perum Pepabri.

Dikutip dari Intagram Diskominfo Karawang, Pelaksana Harian (Plh) Bupati Karawang, Acep Jamhuri pada saat mendampingi kunjungan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal Doni Monardo dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat meninjau lokasi banjir di Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat Karawang, Minggu 21 Februari 2021 sore, Acep mengatakan, banjir di Karawang terjadi di 34 desa dan 15 kecamatan.

Ia menuturkan, banjir di Karawang disebabkan antara lain akibat hujan intensitas tinggi dan luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet, serta diakibatka jebolnya tanggul Sungai Citarum dibagian hilir.

Plh Bupati menjelaskan, 15 kecamatan terdampak yaitu Kecamatan Rengasdengklok, Telukjambe Barat, Tirtajaya, Pedes, Cikampek, Purwasari, Ciampel, Pangkalan, Klari, Tempuran, Tirtamulya, Jatisari, Rawamerta, Karawang Barat dan Cilamaya Wetan.

Sementara itu, jumlah warga yang terdampak, sesuai data BPBD Karawang mencapai 9.331 KK atau 28.329 jiwa, sedangkan 1.075 KK atau 4.184 jiwa mengungsi.

“Sekitar 8.539 unit rumah terendam dan sejumlah infrastruktur terdampak. Petugas di lapangan masih terus melakukan pendataan lanjutan,” ucapnya.

No Comment

No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.