Blog

Informasi Program Citarum Harum Belum Merata, Sektor 7 Intensifkan Sosialisasi

KAB BANDUNG-Satuan Tugas Citarum Harum intens melakukan sosialisasi maupun edukasi pemulihan Sungai Citarum kepada masyarakat sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Seperti halnya yang dilakukan oleh Sektor 7 Satgas Citarum di RW 03 Kampung Parunghalang, Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jumat (10/12/2021).

Komandan Sektor 7 Kolonel Inf Jefson Marisano mengakui, sampai sejauh ini terkadang tidak semua informasi program Citarum sampai atau diterima langsung oleh warga masyarakat. Sehingga berdampak pada kurang maksimalnya pengetahuan terhadap kegiatan-kegiatan Satgas Citarum.

“Sedih rasanya bila informasi program Citarum ini belum diterima dengan maksimal oleh warga setempat. Pada kesempatan sosialisasi tadi saya memberikan arahan dan edukasi tentang program Citarum Harum kepada warga masyarakat sekitar 30 orang dan anggota Sub Sektor Andir di Saung sederhana RW 03,”ucapnya.

Jefson mengungkapkan permasalahan yang sering muncul seperti penanganan sampah, limbah industri, limbah komunal, banjir, sedimentasi dan masih banyak lagi. Dengan adanya permasalahan tersebut perlu adanya sosialisasi, edukasi dan kampanye tentang program Citarum Harum.

“Dengan adanya Perpres 15/2018, tentunya untuk ditaati dan diindahkan karena Sungai Citarum pernah mendapat label sungai terkotor di dunia, karena Sungai Citarum ini dipenuhi sampah, limbah industri, limbah komunal sehingga berdampak mengakibatkan banjir dan menimbulkan penyakit. Sekarang warga masyarakat bisa melihat dan menilai sendiri kondisi Sungai Citarum saat ini,”ujarnya.

Menurut dia, warga RW 03 masih mengalami banjir walaupun waktu banjirnya tidak terlalu lama dan segera surut kembali dibandingkan dengan beberapa tahun lalu sempat menenggelamkan rumah-rumah.

“Tidak lama lagi banjir bisa teratasi dengan adanya pembangunan Kolam Retensi Andir dan Polder-polder Cisangkuy yang akan selesai pembangunannya di akhir 2021. Besar harapan warga di awal tahun 2022 Kolam Retensi dan Polder-polder sudah bisa dioperasionalkan,”tutur Jefson.

Pada akhir sosialisasi, Jefson menyoroti bahwa selama masa pandemi Covid-19 ini banyak warga masyarakat yang di PHK atau kehilangan pekerjaan. Oleh karenanya Dansektor 7 mengajak warga masyarakat setempat untuk bersama-sama mengolah lahan bantaran Sungai Citarum yang penuh rumput-rumput liar itu menjadi lahan produtif atau lahan kebun yang bisa menghasilkan dan bermanfaat.(*)

No Comment

0
No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.