Blog

Penanganan Citarum Perlu Langkah Taktis

KAB.BANDUNG-Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menyebut, penanganan sampah dan limbah di Sungai Citarum perlu langkah taktis. Diakui dia, saat ini kesadaran warga maupun industri sekitar DAS Citarum belum begitu memuaskan.

“Kesadaran membuang sampah ke sungai belum terbangun dengan baik karena banyak yang tinggal di bantaran sungai. Kemudian industri IPAL-nya belum optimal sehingga harus segera dibangun bersama-sama,”ujar dia saat kunjungan ke Situ Cisanti, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabuaten Bandung, Jumat (8/10/2021).

“Langkah itu harus taktis tidak bisa lagi dibahas konsultasi melalui pertemuan-pertemuan harus ada orang yg me-manage langsung,”katanya menambahkan.

Sigit Reliantoro Dirjen Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatakan, kondisi pencemaran di Sungai Citarum saat ini telah mengalami perbaikan. Di antaranya di outlet Waduk Jatiluhur, Walahar dan Tunggakjati.

Pihaknya bersama kementerian dan pemerintah daerah terus berupaya melakukan penanganan Citarum sesuai dengan amanat Perpres 15/2018.

“Untuk program kedepan, karena penanganan Citarum ini kerja bareng ada yang melakukan pengawasan, rehabilitasi dan sebagainya. Semua punya program masing-masing,”ucap dia.

Pihaknya sendiri membangun sistem pemantauan kualitas airnya. Selain itu, membangun IPAL komunal untuk masyarakat.(*)

No Comment

0
No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.