Blog

Perahu Ponton Compeyer Sektor 12 Tarik Perhatian Pangdam III/Siliwangi  

KABUPATEN BANDUNG BARAT – Perahu Ponton Compeyer inovasi Sektor 12, mendapat perhatian dari Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo yang juga sebagai Wakil Komandan Bidang Penataan Ekosistem 1 Sungai Citarum.

Dikutip dari keterangan Pendam III/Siliwangi, Pangdam telah meninjau langsung ke Sektor 12 di Kp. Cirata RT. 01/01 Desa Ciroyom Kec. Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat, Selasa (16/8/2022) pagi.

Kapendam III/Slw Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto di sela-sela mendampingi Pangdam III/Slw melakukan peninjauan di Sektor 12 Waduk Cirata menuturkan, pada kesempatan tersebut, Pangdam menaiki Perahu Ponton Compeyer dan berkeliling Waduk Cirata sekaligus menyaksikan cara kerja Perahu Ponton Compeyer yang mampu mengangkat dan mencacah eceng gondok di atas sungai.

Tidak hanya di situ, Pangdam juga meninjau pengolahan eceng gondok menjadi pupuk dan budidaya tanaman paku air azolla yang telah diberi cairan BIOS 44DC, menjadikan alternatif bahan pakan ikan dan unggas yang mudah didapat.

“Pakan tersebut merupakan pakan organik yang sudah mengandung BIOS 44DC di mana unggas yang diberi pakan olahan tanaman paku air Azolla terlihat sangat sehat ditunjukkan dari bulunya yang mengkilap,”ucapnya.

Kepada media, kata Arie, Pangdam III/Slw menyampaikan kehadirannya di Sektor 12 untuk mengecek progress rencana yang sudah dievaluasi pada beberapa waktu yang lalu, tentang pengembangan teknologi mikroba Bios dengan limbah kotoran ayam. Selain itu mengecek capaian pembuatan perahu penghancur eceng gondok serta cara penggunaan perahu itu sendiri.

“Dengan membangun ekosistem, Pangdam berharap berdampak kepada sosial ekonomi masyarakat,”ujar Arie.

Kemudian dengan melakukan perbaikan lingkungan hidup secara berkelanjutan maka menjamin ekosistem tetap terpelihara. Kodam juga melakukan pengolahan bahan organik, yang diharapkan dapat menjadi suatu Energi Baru dan Terbarukan (EBT) serta berkelanjutan untuk kepentigan masyarakat.

Terkait pekembangan eceng gondok yang tumbuh begitu pesat, Pangdam berharap adanya kolaborasi antara Stakeholder yang ada seperti Pembangkitan Jawa – Bali (PJB), Pemerintah Daerah, Satgas Citarum dan Kodam III/Slw untuk berbuat sesuatu. Selain itu dapat mengolah tumbuhan tersebut agar bermanfaat.

Terkait perahu, hal itu bagian percepatan penanggulangan kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dengan memanfaatkan berbagai inovasi teknologi dilakukan oleh para Dansektor.

Salah satu di antaranya inovasi teknologi tersebut yaitu “Perahu Ponton Compeyer” pencacah eceng gondok yang diinisiasi oleh Dansektor 12 Kolonel Czi Suyatrinu Wardedi.

Perahu Ponton Compeyer tersebut memiliki dimensi panjang 10 m, lebar 4 m berat 3 ton daya apung 8 ton dan daya muat 5 ton serta memiliki kincir pengerak dengan diameter 70 cm. Sebagai pengeraknya adalah modifikasi mesin hand tractor yang disesuaikan dengan fungsinya untuk Perahu Ponton Compeyer air

Pembuatan Perahu Ponton Compeyer dimulai sejak bulan April 2022, oleh tim mekanik sektor 12 dibawah pengawasan Dansektor. Hal tersebut merupakan kepedulian dari Satgas Citarum Harum Sektor 12 Waduk Cirata, dalam membantu penanganan tanaman gulma eceng gondok di waduk Cirata yang mempunyai luas lebih kurang 6004 hektar dengan penyebaran eceng gondok yang begitu cepat.(*)

No Comment

0
No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.