Blog

Perpustakaan Mini Sub Sektor Sangkanhurip Sektor 7 Satgas Citarum Terima Donasi Buku

Keberadaan perpustakaan mini di Taman Edukasi RW IV Kampung Cikambuy Hilir, Desa Sangkanhurip Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung setiap harinya ramai dikunjungi warga terutama anak-anak yang berkelompok membaca aneka buku di sana. Terlebih jika cuaca tengah cerah dan teduh, menambah antusias untuk membaca buku sembari menikmati suasana tepi Sungai Citarum.

Perpustakaan mini tersebut menambah variasi interaksi warga di taman edukasi yang dibangun Sektor 7 Satgas Citarum Harum ini. Selain bisa membaca aneka buku dan majalah, sejumlah jajan rakyat pun tersedia di sana.

Komandan Sektor 7 Kolonel infanteri Jefson Marisano mengatakan, Perpustakaan mini ini hampir setiap hari dikunjungi oleh anak-anak sekitar Kampung Cikambuy Hilir yang haus akan informasi dan ilmu pengetahuan.

“Memang buku-buku yang ada di Perpustakaan ini jumlah nya tidak begitu banyak, paling tidak dapat membantu anak-anak untuk mengurangi bermain dengan teman-temannya atau mengurangi anak bermain games dalam gawai,” tutur Jefson, Jumat (12/3/2021).

Dikatakan Jefson, di perpustakaan mini tersebut terdapat koleksi buku-buku secara umum dan koleksi majalah-majalah secara umum. Adapun jumlah buku sekitar 120 buah dan merupakan sumbangan dari masyarakat, mahasiswa UPI dan pengadaaan Sektor 7 sendiri.

“Sub Sektor Sangkanhurip Sektor 7 siap menerima dan menampung buku-buku bila ada masyarakat atau instansi yang akan menyumbangkannya untuk perpustakaan kami yang berlokasi di Taman Edukasi Citarum Harum Kampung Cikambuy Hilir,” ujar dia.

Jefson menuturkan, dengan adanya Perpustakaan mini ini diharapkan dapat menimbulkan kecintaan anak-anak tehadap membaca, dapat memperkaya pengalaman belajar anak-anak dan dapat menambah kebiasaan anak-anak untuk dapat bertanggung jawab.

Dia menambahkan, di masa pandemi Covid-19 ini sangat berdampak sekali bagi kehidupan manusia, baik itu dari segi kesehatan, segi ekonomi, segi pengurangan tenaga kerja sampai dengan segi pendidikan.

“Dari segi pendidikan yang tadinya anak-anak belajar bertatap muka secara langsung sekarang belajar secara darinng. Tadinya anak-anak setelah belajar pulang sekolah langsung bisa istirahat sekarang setelah kegiatan belajar daring anak-anak langsung bermain dengan teman-temannya atau main games menggunakan HP/Android,”kata dia.

“Dengan adanya perpustakaan ini menjadi alternatif solusi bagi anak agar tidak berlama-lama dengan gawai,”ucapnya menutup paparannya. (*)

.

No Comment

0
No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.