Blog

Sektor 16 dan 18 Manfaatkan Bantaran Dengan Berkebun dan Beternak Lele

KARAWANG – Satuan Tugas Citarum Harum Sektor 16 manfaatkan bantaran sungai di Dusun Walahar, Desa Walahan, Kecamatan Klari dengan menanaminya sayur mayur. Demplot subsektor 04 seluas kurang lebih 200 m2 itu ditanami sayur mayur dan kacang tanah untuk dimanfaatkan warga sekitar.

Dansubsektor 04 Serma Deswardi mengatakan, jika lahan yang ditanami tersebut bermanfaat maka bisa mengurangi pengeluaran belanja dapur warga.

“Jadi lahan ini bisa menjadi sumber pendapatan bagi anggota dan warga. Kami jadikan lahan ketahanan pangan bagi anggota dan warga masyarakat sekitar,”kata Deswardi, Kamis (16/6/2022).

Dalam pemeliharaannya, Subsektor 4 melibatkan warga melakukan perawatan areal lahan demplot, berupa pemupukan, pembersihan dan pencabutan rumput atau penyiangan dan penyemprotan.

“Ini kita lakukan agar tanaman menjadi subur dan terhindar dari hama tanaman,” ucapnya.

Sementara itu, Satgas Harum Sektor 18 Sub 2/Gintung Kerta melakukan budi daya lele dengan kolam terpal di bantaran Sungai Citarum di Dusun Gintung Kolot Rt 17/04 Desa Gintung Kerta Kecamatan Klari Kabupaten Karawang.

Dalam keterangannya Dansub 2/Gintungkerta Peltu Omang mengatakan, rencananya sebanyak 200 ekor bibit lele akan disemai di kolam yang sudah dibuat.

“Berbekal pengalaman budi daya lele di satuan, maka satgas Citarum mencoba menerapkan bersama masyarakat di bantaran sungai,” kata Peltu Omang pada media.

Menurut dia, ternak lele merupakan budidaya yang cukup mudah dilakukan. Dengan memanfaatkan lahan kosong yang dibentuk seperti kolam dan dialasi dengan terpal, kolam lele siap digunakan.

“Budi daya lele ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat untuk konsumsi ikan, baik untuk dijual maupun dimakan sendiri,” ucapnya.(*)

No Comment

0
No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.