Blog

Tawides Sektor 23 Segera Dibuka

KAB.BANDUNG-Komandan Sektor 23/pembibitan Satuan Tugas Citarum Harum Kolonel Arh Wahyu Jiantono memastikan pihaknya akan segera membuka Taman Wisata Desa (Tawides) untuk umum akhir Oktober 2021 ini.

“Untuk Tawides sedang diurus perizinannya dan segala macamnya. Insyaallah akhir Oktober akan dibuka,”ujar Wahyu, Selasa (19/10/2021).

Menurut dia, tak hanya wisata kebun kopi dan perahu serta petik stoberi sendiri, di Tawides ada atraksi baru juga.

“Kami miliki koleksi baru Tawides, ada budidaya lebah trigona dan rencana budidaya talas pratama sebagai alternatif ketahanan pangan. Selain itu juga ada labu kabocha yang sudah berbuah,”ucap dia.

Secara fisik, tambah Wahyu, Posko Sektor 23 pun telah berbenah. Halaman posko yang sebelumnya beralaskan tanah kini sudah dipasangi paving block.

“Depan posko sekarang sudah di paving jadi enggak becek lagi habis hujan,”ujarnya.

Sebelumnya, Sektor 23/Pembibitan melakukan pembangunan taman wisata desa (Tawides) sebagai sarana edukasi dan tempat wisata untuk masyarakat Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.

Komandan Sektor 23 Kol Arh Wahyu Jiantono mengatakan, hal itu dilatarbelakangi kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan.

“Melihat kurangnya pengetahuan masyarakat tentang tata cara melestarikan hutan ini membangun ide saya untuk membangun tawides yang di antaranya berisi coffe land camping, wisata perahu,petik strawberry, edukasi grafting dan lahan percontohan dengan mengembangkan pola tanam agroforesty,”tutur dia, Senin (11/10/2021).

Dengan dilakukan bimbingan dan komsos(komunikasi sosial), kata Wahyu, program ini kurang dimengerti oleh masyarakat. Sebaliknya dengan ditambahkan Tawides ini masyarakat akan lebih mudah untuk mengerti tentang cara melestarikan hutan. Pasalnya, di dalamnya, Sektor 23 memberikan lahan percontohan dengan pola tanam agroforesty selain tempat wisata.

“Dengan adanya lahan percontohan dengan pola tanam agroforesty di dalam Tawides ini masyarakat akan lebih paham bahwa tanaman sayuran akan tetap hidup walaupun berdampingan dengan tanaman kayu keras, tanaman buah dan kopi”ucapnya.

Dengan dibangunnya taman wisata desa ini di harapkan masyarakat agar dapat lebih mengerti tentang tata cara dalam pertanian tanpa merusak ekosistem hutan dan nantinya dengan Tawides Desa Tarumajaya dapat berkembang menjadi desa wisata agar mengubah pendapatan ekonomi masyarakat selain dari bidang pertanian.

“Tawides merupakan keseluruhan suasana yang mencerimankan keaslian desa baik dari sosial ekonomi, budaya dan berbagai potensi unik desa yang telah dikembangkan menjadi komponen wisata seperti pesona alam desanya yang indah,”ucapnya.(*)

No Comment

0
No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.