Blog

Cegah Banjir, Sektor 7 Keruk Sedimentasi

KABUPATEN BANDUNG – Satuan Tugas Citarum Harum Sektor 7 kembali mengeruk sedimentasi Sungai Citarum di Kampung Cembul Desa Rancamanyar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Kamis (19/5/2022). Dua alat berat (excavator) dikerahkan untuk mengeruk endapan tanah dari Sungai Citarum dan sejumlah dump truck digunakan sebagai pengangkut tanah yang sudah dikeruk dari sungai.

Komandan Sektor 7 Kolonel Kavaleri Sugiono mengatakan, pengerukan sedimen dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari program Citarum Harum dimana permukaan sungai sudah mulai dangkal kembali. Hal ini bertepatan dengan musim kemarau, sehingga pengerukan dapat dilakukan.

“Memang terlihat alat berat (excavator) yang menggunakan ponton sangat sulit untuk bermanuver di air sungai karena dangkal. Tapi paling tidak diadakannya pengerukan ini bertujuan bisa membantu mengurangi dampak ketinggian banjir yang kerap dialami masyarakat saat musim penghujan,” tuturnya.

Menurut dia, pengerjaannya diperkirakan akan memakan waktu cukup lama karena dikerjakan di beberapa titik. Bahkan ada bagian sisi sungai yang telah tertutup sedimentasi hampir separuh badan sungai.

“Mengingat betapa luasnya pendangkalan, ada bayangan kenapa sering terjadi banjir, karena dangkalnya sungai Citarum dan kondisinya menyempit. Maka dari itu, alat berat (excavator) Sektor 7 mengangkat tanah endapan tersebut sebagian bisa untuk merapikan bantaran sungai dan sebagian lagi dibuang,” ucapnya.

Dia menambahkan, Sungai Citarum saat ini mengalami surut dan terjadi pendangkalan akibat sedimentasi. Hal tersebut selalu terjadi di saat musim kemarau. Oleh karenanya perlu pengerukan sedimentasi dan memperdalam kembali Sungai Citarum minimal mencapai 2 meter sebagai antisipasi kemungkinan terjadi banjir di beberapa wilayah Sektor 7 seperti Dayeuhkolot dan Andir.(*)

No Comment

0
No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.