Blog

Dansektor 6 Jadi Saksi Perubahan Sungai Citarum  

KABUPATEN BANDUNG – Komandan Sektor 6 Satgas Citarum Harum Kolonel Kav Budiman Cipta sekaligus warga Kabupaten Bandung yang terlintasi Sungai Citarum memastikan dalam kurun empat tahun atau sejak adanya Satgas Citarum pada 2018 silam, Sungai Citarum alami perbaikan. Perubahan positif yang jauh berbeda ketika sempat viral di 2017, di mana Citarum dinyatakan sebagai sungai terkotor di dunia.

“Saya di Sektor 6 baru 4 bulan tapi saya orang sini jadi saya paham situasi wilayah Citarum seperti apa, begitu saya tiba di sini memang sudah banyak ada perubahan jauh sekali dari sebelumnya,”ujar Budiman dalam Podcast Ngonci pekan lalu di Taman Air Sektor 6, Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Sebagai contoh, Bojongsoang yang memang langganan banjir namun kini durasi banjirnya berkurang. Ketinggiannya pun tidak sampai 1 meter hanya sekitar 30 centimeter.

“Masih di bawah lutut dan yang lebih parah lagi kalau dulu mungkin banjir ini sebulan dua bulan, sekarang tiga hari sudah surut,”ucapnya.

Diakui Budiman, sejumlah upaya dilakukan Satgas Citarum selama ini. Di antaranya pihaknya melakukan komunikasi sosial kepada warga terkait penanganan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan. Tak hanya itu, pihaknya juga berupaya menerapkan kolaborasi pentahelix guna membuat program Citarum Harum efektif.

“Memang sampai saat ini masih ada kesulitan, masih ada warga yang masih belum memiliki kesadaran untuk mengelola sampah dengan baik karena masih banyak sampah yang mengalir ke wilayah sektor 6. Di sisi lain kami juga terbatas dengan sarana prasarana,”kata dia.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk melakukan kerja sama secara sinergis. Selain itu juga ke pemerintahan daerah juga sering berkomunikasi, begitu pula dengan pengusaha-pengusaha serta media untuk sama-sama menjaga Citarum.

“Semoga kolaborasi bisa ditingkatkan lagi di tahun-tahun berikutnya kemudian harapan kedua saya juga berharap kepada masyarakat bisa selalu menjaga Citarum ini menjadi harum kembali,”pungkasnya.(*)

No Comment

0
No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.