Blog

IPAL MCAB Tergenang Banjir, Sektor 7 Cari Solusi

KAB.BANDUNG-Hujan deras pada Rabu (31/3/2021) malam kemarin kembali menggenang kawasan Kabupaten Bandung Selatan. Di antaranya di wilayah Sektor 7 Satuan Tugas Citarum Harum yang di antaranya di Kecamatan Dayeuhkolot.

Dilaporkan, tak hanya rumah warga dan sejumlah fasilitas umum yang terdampak, banjir merendam IPAL MCAB (Mitra Citarum Air Biru) Kelurahan Pasawahan.

Komandan Sektor 7 Kolonel Infanteri Jefson Marisano mengatakan, IPAL MCAB yang berada di Jalan Cisirung Kelurahan Pasawahan terkena banjir karena posisi IPAL lebih rendah dari jalan. Selain itu, pembuangan air banjir ke selokan menuju Sungai Citarum terhambat karena debit air Sungai Citarum tinggi.

“Perlu ada rekayasa bangunan IPAL agar jika air Sungai Citarum tinggi tidak ikut terendam,” ujar Jefson di sela meninjau banjir di Kelurahan Pasawahan, Kamis (1/4/2021).

Jefson mengatakan, untuk diketahui pada hari Kamis 1 April 2021 pagi air masih menggenang kawasan Dayeuhkolot dan Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung setelah terjadi hujan deras Rabu malam.

Untuk di wilayah Sektor 7, wilayah yang terdampak hanya di Kelurahan Andir, Desa Dayeuhkolot, Desa Bojongmalaka dan pengecekan terendamnya Ipal MCAB (Mitra Citarum Air Biru) Kelurahan Pasawahan.

“Untuk wilayah Kelurahan Andir ada 9 RW yang tergenang dengan ketinggian mulai dari 110 cm hingga 150 cm. Bahkan di Jalan Andir Katapang ketinggian air tinggi sehingga tidak bisa dilalui kendaraan Roda Dua dan Roda 4,” ucap dia.

Adapun fasilitas umum yang tergenang yaitu SDN 1 Kampung Jembatan dan enam masjid. Sementara untuk jumlah pengungsi sebanyak 22 KK, 65 jiwa di BPBD Bale Serakan.

Untuk Desa Dayeuhkolot, terdapat 10 RW yang tergenang dengan ketinggian air 50 cm – 120 cm. Namun untuk dua ruas jalan di sana tepatnya di Jalan Raya Dayeuhkolot depan mesjid Ashofia bisa dilalui kendaraan. Begitu pula Jalan raya depan Pabrik Metro garmen Dayehkolot bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat dengan lancar.

“Di sana jumlah pengungsi 14 KK, 44 jiwa di Gedung PMI Desa Dayeuhkolot,” kata dia.

Untuk wilayah Bojongmalaka yang terdampak banjir hanya di RW 07 dengan ketinggian air 20 cm – 50 cm.

Dalam upaya penanganan dampak banjir, Sektor 7 membantu evakuasi warga ke tempat pengungsian. Selain itu meminta para pengungsi agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Warga tetap kami imbau untuk tetap menggunakan masker dan terapkan protokol kesehatan Covid -19,” kata dia. (*)

No Comment

0
No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.