Blog

Kodam III/Slw Ciptakan “Filter Nusantara” Hadapi Perang Darat

KOTA BANDUNG – Kodam III/Siliwangi berencana mengembangkan alat penjernih air “Filter Nusantara” ini untuk membantu daerah tertinggal, terpencil dan terisolir (3T) di wilayah Kodam III/Slw yang mengalami kesulitan air bersih.

Hal ini sebagai implementasi perintah harian Kasad (mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya) serta dalam rangka membangun sumber daya manusia sebagai komponen pendukung dalam sistem pertahanan semesta (Sishanta).

Demikian diungkapkan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto pada Pendam III/Siliwangi di Kantor Pendam III/Siliwangi Jalan Aceh No. 69 Kota Bandung Jawa Barat, Selasa (22/2/2022).

Dikatakan Arie, sebelumnya Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, didampingi Ketua Persit KCK Daerah III/Slw Mia Kunto Arief Wibowo melakukan kunjungan kerja ke Sektor 6 Citarum Harum di Kampung Mekar Sari RT.01 RW. 21 Kelurahan Baleendah, Kec. Baleendah. Kab. Bandung Jawa Barat.

Kunjungan kerja Pangdam III/Slw beserta istri, Mia Kunto Arief Wibowo ke Sektor 6 Citarum dalam rangka menyaksikan uji coba alat penjernih air “Filter Nusantara” yang berada di Oxbow Bojongsoang, sekaligus mengecek progress pekerjaan di Sektor tersebut.

“Saat sebelum dilakukannya uji coba alat penjernih air “Filter Nusantara,” pejabat Kodam lainnya merasa ragu akan keberhasilan alat tersebut bisa menjernihkan air dalam waktu singkat, mengingat kondisi air yang digunakan dalam uji coba yang diambil dari Sungai Citarum berwarna kehijauan dan hasil test awal dengan menggunakan alat Total Dissolved Solids (TDS) atau total zat terlarut, menunjukkan angka 490 ppm atau mg/l,”tuturnya.

Setelah dilakukan uji coba dengan menggunakan alat “Filter Nusantara”, ternyata air olahan water treatment mobile hasilnya 290 ppm atau mg/l dan PH airnya 4.0 sehingga layak untuk diminum mengingat berdasarkan standar WHO, kualitas air yang baik di antara 100 sampai dengan 300 ppm, sehingga Pangdam III/Slw beserta para Asisten dan Kabalakdam mencoba meminum air hasil olahan alat tersebut.

Tidak hanya Pangdam beserta para Pejabat Kodam III/Slw saja yang meminum air tersebut, tetapi beberapa warga masyarakat sekitar, baik orang tua maupun anak-anak ikut meminumnya, bahkan ada yang membawanya ke rumah.

Salah satunya adalah Akung (65) yang ikut mencoba minum air hasil olahan penjernih air “Filter Nusantara” tersebut. Ia mengaku air sangat jernih dan terasa ada manis-manisnya.

Arie menambahkan, alat penjernih air “Filter Nusantara” disiapkan Kodam III/Slw dalam rangka menghadapi perang darat dimana sumber air bersih yang tersedia sangat minim atau medannya berbentuk rawa-rawa, sehingga dengan alat tersebut kesediaan air bersih yang diperlukan prajurit dapat terpenuhi.

Selain untuk kepentingan perang darat, Turut hadir Aster, Asops, Aslog Kasdam III/Slw, Dansektor 6, Kapaldam, Kabekang, Kapendam III/Slw, LO AL, LO AU, serta Dandim 0624/Kab. Bandung. (*)

No Comment

0
No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.