Blog

Pemkab Karawang Apresiasi Satgas Citarum

KARAWANG-Pemerintah Kabupaten Karawang mengapresiasi kehadiran Satgas Citarum Harum yang telah berkontribusi menangani permasalahan lingkungan di Karawang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Karawang Wawan Setiawan mengatakan, sebelum adanya Satgas Citarum 82 industri membuang limbah cair ke Citarum. Pengaduan pencemaran kerap mereka terima dari masyarakat.

“Saya merasakan betul tugas maupun hal yang berkaitan dengan permasalahan Citarum. Seperti salah satu contoh biasanya pada bulan ini air sungai bermacam-macam, jika meperingati hari limbah sedunia ini hadiah kami mendapatkan aduan-aduan yang berkaitan dengan masalah pencemaran Citarum, dikarenakan adanya program ini aduan-aduan tersebut mulai berkurang,”ujar Wawan dalam rapat kordinasi bersama Sekretariat Citarum Harum di Sektor 18, Walahar, Kamis (3/6/2021).

Di Kabupaten Karawang, kata dia, saat ini didukung oleh empat sektor yaitu sektor 16, 17, 18, dan 19.

“Dari segi sumber daya juga kami terbantu, contohnya dalam penanaman pohon juga kita terbantu dengan CSR, kami selalu menginformasikan jika ada bibit pohon kepada dan sector sehingga lokasi dan penanamannya tepat sasaran. Kemudian bersama-sama mengantisipasi kebocoran dari minyak pertamina yang masuk ke dalam Sungai Citarum,”tutur dia.

Dia pun mengapresiasi sektor yang membuat taman atau ruang terbuka hijau (RTH).

“Sekarang di kami punya spot-spot, para dansektor kreatif. Di bawah jembatan layang, jembatan gantung misalnya membuat taman-taman, sehingga di beberapa spot sangat signifikan,” kata dia.

Wawan berharap, karena limbah domestik masih mendominasi 63% pencemaran di Citarum, sektor-sektor membuat pengolahan untuk limbah domestik.

Komandan Sektor 18, Kolonel Infanteri Mochamad Ridwan menuturkan program penanganan air limbah domestik memang harus mendapat perhatian. Di antaranya apartemen, di perumahan, asrama itu harus ada tempat limbah domestiknya.

“Kita harus membuat seperti ekovarian jadi sebelum membuang diolah dulu agar airnya sesuai baku mutu,” kata dia.

Dia menambahkan, limbah komunal juga harus segera ditinjau. Termashk pembangunan TPS3R dipantau juga, karena hampir dibangun di semua kabupaten.

Lurah Walahar Adi Supriadi mengatakan, kegiatan Citarum ini cukup berkembang khususnya di Desa Walahar terdapat taman rekereasi yang dulunya hanya perkebunan.

Ketua Harian Satgas Citarum Harum Mayjen purn Dedi Kusnadi Thamim mengatakan, Kabupaten Karawang termasuk ke dalam segmen sungai bagian hilir. Berdasarkan pergum yaitu adanya nara damping dari kabupaten kota bisa mempercepat proses pengendalian Citarum ini.

“Satgas dapat berkoordinasi langsung kepada nara damping yang ditunjuk. Para dansektor harus mendukung penuh kegiatan yang ada,”ucapnya.(*)

No Comment

0
No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.