Blog

SD Ar Rafi Menanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini

KOTA BANDUNG-Mengunjungi SD Ar Rafi, salah satu juara Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 dan Juara I Lomba Sekolah Sehat Tingkat Kota Bandung Tahun 2019, membuktikan bahwa tim dewan juri tidak salah memilih sekolah yang terletak di Jalan Sekejati 3 No. 2 Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung sebagai salah satu juaranya.

Tim Pokja Humas Citarum Harum berkesempatan untuk mengunjungi sekolah yang letaknya jauh dari kebisingan itu pada Senin (2/6/2021). Berdiri di jalan alternative, tidak banyak kendaraan lalu lalang. Ketika memasuki gerbang, tim disambut dengan protokol kesehatan tempat cuci tangan dan alat pengukur suhu otomatis yang bersatu dengan cairan pencuci tangan. Kemudian tim pun disambut dengan jajaran piala yang terpampang di rak kaca sebelah kanan gerbang.

Suasana pelestarian lingkungan begitu kental terasa, di ruang tamu terdapat pot bunga yang terbuat dari rangkaian tutup botol plastik. Kemudian di rooftop sekolah banyak tanaman yang ditanam oleh murid SD Arrafi. Satu pot telah memiliki empunya masing-masing. Tak hanya itu, di kantinnya terdapat keran air yang bisa langsung diminum. Jika tidak pandemi, murid disana membawa botol minum sendiri untuk diisi ulang.

Selain itu, pihak sekolah di sana mengelola sampah yang diproduksi murid dengan mendirikan bank sampah. Hasil penukaran sampah, uangnya akan dikembalikan lagi pada murid-murid yang menyetor sampah.

Kepala Sekolah SD Ar rafi Yeni Castriyani mengatakan, apa yang mereka terapkan saat ini guna mewujudkan sekolah sehat. Sekolah sehat sangat penting, karena bukan kesehatan jasmani saja. Sekolah sehat ini termasuk kesehatan rohaninya. Dimana melalui program sekolah sehat, anak-anak dan seluruh warga sekolah akan merasa lebih nyaman untuk belajar secara normal, juga dalam hatinya dan kesejahteraan mereka.

“Hal itu, ditandai dengan sekolah yang bersih dan nyaman, juga ditandai dengan program yang selalu melibatkan anak-anak untuk terus menjaga kebersihan diri,”ujar Yeni. Adapun upaya sekolah yaitu dengan ciptakan program-program yang melibatkan anak dan kerjasama dengan orang tua. Di antaranya ada proyek kerjasama membuat ecobrick.

Ecobrick itu dari sampah-sampah yang bisa di daur ulang, dimasukkan ke sebuah botol dan dipadatkan. Itu bisa menggantikan batu bata yang biasa digunakan untuk bangunan. Di Ar Rafi sudah banyak sekali ecobrick yang dipakai untuk kursi-kursi atau meja-meja. Nah, ini karena anak-anak di rumah, mereka membuat ecobrick bersama ayah dan bundanya. Mudah-mudahan ini bisa menginspirasi,” kata dia.

Yang terbaru, lanjut Yeni, pihaknya mendaur ulang minyak jelantah menjadi sabun cuci piring atau baju. “Upaya tersebut kami lakukan meski saat ini pandemi, jadi tidak menyulitkan kita untuk terus mengedukasi untuk peduli lingkungan karena ternyata sampah yang terbanyak adalah limbah rumah tangga. Mereka bisa sambil mempraktekkan di rumah masing-masing,”ujar dia.

Yeni bersyukur, tingkat kepedulian kami terhadap lingkungan semakin hari semakin baik dengan dimulai dari edukasi terlebih dahulu. Kemudian pihaknya selalu mengingatkan untuk sama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri terutama di kondisi pandemi ini. Tentu saja semua yang berhubungan dengan kesehatan harus diperhatikan dan harus dijadikan prioritas.

Menurut Yeni, pendidikan lingkungan hidup di Ar Rafi punya ciri khas tersendiri, tidak terpisah. Tidak hanya Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) saja tapi terintegrasi ke semua mata pelajaran. Yang pasti kaitannya dekat dengan Ilmu Pengetahuan Alam, pasti tiap sekolah mengsinkronkan itu.

“Tapi kami pun juga mengsinkronkan di semua mata pelajaran. Contohnya di Matematika. Walaupun nanti operasi hitung tapi kita munculkan nilai-nilai soal cerita. Misalnya,”Ada 4 buah tanaman, kemudian tanaman yang 1 layu, berapa sisanya?” jadi dari sana anak-anak digiring untuk mencintai tanaman. Di IPS, ada tentang banjir dan ekosistem, sehingga anak-anak mengerti bagaimana menciptakan lingkungan untuk meminimalisir dari bencana-bencana yang terjadi,” kata dia.

Dia menambahkan, semua pendidikan di Ar Rafi, apapun yang dipelajari diambil dari Ayat Al Quran dan Sunnah Rasulullah, juga dikaitkan dengan kisah-kisah perjuangan Rasulullah. “Jadi anak-anak di sini kita bentuk menjadi generasi masa depan yang Qurani yang bisa menjaga lingkungan. Karena visi kami yaitu: anak SD Ar Rafi yaitu calon khalifah yang abdullah dimana seorang pemimpin itu harus peduli pada lingkungan,” ucap dia.(*)

No Comment

0
No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.