Blog

Tips Mudik Lebaran Minim Sampah dan Ramah Lingkungan

Lebaran menjadi salah satu momen yang paling ditunggu oleh setiap orang, karena dapat menjadi momen silaturahmi serta berbagi kebahagiaan bersama keluarga, teman, dan orang-orang di sekitar kita. Pada momen tersebut, tidak sedikit orang yang merayakan lebaran di kampung halamannya.

Menurut survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), diperkirakan sekitar 85,5 juta penduduk Indonesia akan melakukan mudik lebaran.

Dilansir dari Kompas.com melihat catatan tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengkampanyekan ‘Mudik Minim Sampah’ di semua titik jalur perlintasan kendaraan untuk meminimalisir timbulan sampah yang terjadi akibat mudik lebaran.

Lantas, apa saja yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut? Berikut tips mudik lebaran minim sampah dan ramah lingkungan!

1. Kurangi Barang Bawaan.
Bawalah barang bawaan mudik lebaran secukupnya agar tidak menyulitkan diri sendiri ketika di perjalanan. Sesuaikan jumlah pakaian dan peralatan pribadi lainnya dengan lamanya waktu mudik.

2. Menggunakan Kantong Ramah Lingkungan
Gunakan kantong ramah lingkungan yang dapat digunakan untuk menampung barang bawaan, dan tidak langsung dibuang. Selain meminimalisir penggunaan kantong plastik sekali pakai, kantong ramah lingkungan juga dapat menjadi wadah sampah sementara ketika di perjalanan.

3. Menggunakan Transportasi Umum
Disarankan menggunakan transportasi yang memiliki tingkat emisi karbon rendah, yaitu transportasi umum, seperti kereta, bis, atau terapkan car pooling (semobil beramai-ramai) untuk mengurangi emisi karbon.

4. Jajan Tidak Berlebihan agar Mengurangi Limbah Makanan
Perhatikanlah jajanan yang akan di beli ketika melakukan perjalanan mudik lebaran, jangan sampai berlebihan agar dapat mengurangi limbah sampah makanan. Disarankan untuk membawa bekal makanan dan minuman pribadi dengan alat sendiri yang dapat digunakan kembali.

Sementara itu, Juru Kampanye Urban Greenpeace Indonesia, Muharram Atha Rasyadi, mengimbau masyarakat untuk tidak menambah masalah sampah selama perjalanan mudik.

“Jangan sampai kita menambah masalah sampah sepanjang perjalanan atau pun di tempat tujuan. Sebagai tambahan, dapat juga menjaga tingkat konsumsi selama mudik agar dapat mengendalikan produksi sampah yang dihasilkan, karena perlu diingat bahwa kita masih dalam masa Ramadhan dimana kita harus lebih mengendalikan diri,” ujar Atha.(Naufal)

No Comment

0
No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.